Televisi Analog vs Televisi Digital


    Televisi atau TV menjadi salah satu media hiburan yang wajib ada di rumah. Dulu seluruh keluarga mungkin berkumpul di depan TV. Namun, kini pamornya menurun karena kebanyakan generasi milenial mulai jarang menonton tayangan acara yang ada di televisi.

Siapa Sih, Penemu Televisi?

    Tahukah kamu, siapa penemu televisi pertama di dunia? Nah, jika membahas tentang sejarah perkembangan televisi ,tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan radio serta teori dasar hukum gelombang elektromagnetik.

    


    Heinrich Rudolf Hertz adalah orang pertama yang berhasil ‘mendeteksi’ gelombang elektromagnetik dari gelombang radio. Penemuan ini kemudian dikenal dengan frekuensi Hertz.

    Selanjutnya Joseph Henry dan Michael Farraday mengembangkan penelitian mengenai elektromagnetik induktansi hingga menjadi pionir era komunikasi elektronik, termasuk televisi. 

    


    Televisi pertama ditemukan pada tahun 1926 oleh John Logie Baird. Ia berhasil mentransmisikan gambar dari televisi di sebuah laboratorium di London. Penemuan inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal TV di masa depan.

Perkembangan Televisi dari Masa ke Masa

Perkembangan Televisi Analog


    Televisi pada awal diciptakan hanya mampu menghasilkan gambar hitam putih. Namun sesuai dengan perkembangan teknologi yang terus di dijalankan oleh para ahli, akhirnya televisi mulai menampilkan tayangan berwarna.

    Pada tahun 1954 perusahaan elektronik Amerika, Radio Corporation of America (RCA) mulai memproduksi televisi berwarna pertama dalam perkembangan teknologi pertelevisian. Teknologi ini mengusung sistem televisi berwarna pertama dengan nama CT-100.

    Televisi berwarna pertama ini dirancang dengan layar berukuran 12 inci dan dijual seharga 1.000 dollar. Hingga pada tahun 1960-an, televisi model ini mulai dijual ke publik.

    Televisi terus bertransformasi di berbagai penjuru dunia. Medio 1960-an, Jepang tidak kalah bersaing dengan negara-negara barat dalam mengembangkan teknologi pertelevisian, dengan mengadopsi sistem televisi analog National Television System Committee (NTSC).

    Di Jerman, pada tahun 1967, seorang ahli kelistrikkan dan pelopor televisi Walter Bruch mengembangkan sistem Phase Alternating Lines (PAL). Sebuah encoding berwarna yang digunakan dalam dunia penyiaran. Hingga pada tahun 1970-an, NTSC dan PAL akhirnya dipakai sebagai matode penyiaran di berbagai negara.

    Pada periode 1970an, perkembangan televisi juga berinovasi dengan menggunakan teknologi Video Cassette Recorder (VCR) yang dapat merekam berbagai siaran.

Peralihan Televisi Analog ke Digital

    Pada bulan Juni 1990 General Instrument Corporation (GI) mengejutkan industri pertelevisian dengan mengumumkan sistem digital pertama di dunia, yang dirancang oleh insinyur Korea Woo Paik. Warna yang dihasilkan pada layar televisi digital ini mampu menampilkan 1.080-­line­ dengan kualitas lebih cemerlang yang sangat membantu dalam dunia penyiaran.

    Ini adalah awal kemunculan sistem High Definition Television (HDTV) yang memberikan perubahan tampilan visual pada layar televisi. Kejernihan warna yang ditampilkan lebih baik dari sistem sebelumnya.

    HDTV ini mulai diproduksi secara massal oleh empat laboratorium TV internasional untuk dipasarkan pada tahun 1993. Bahkan sistem inilah yang pada masa sekarang digunakan sebagai dasar untuk merancang teknologi televisi yang lebih pandai.

    Pada tahun 1996, Federal Communications Commission (FCC) di Amerika menyetujui pengusulan standar penyiaran televisi digital. Hal ini terus berjalan dan dilanjutkan untuk mengalihkan sistem analog menjadi digital dalam dunia penyiaran. Baru pada tahun 2006 transmisi analog ini benar-benar dialihkan penggunaannya ke televisi digital.

Televisi Digital



    Pengembangan teknologi televisi pada medio 1990an lebih pesat dari masa sebelumnya. Hingga muncul berbagai jenis televisi dengan rancangan Cathode-Ray Tube (CRT) atau dikenal dengan sebutan TV tabung, lalu ada TV Plasma dengan bentuk yang lebih ramping, TV Rear-Projection LCoS dengan sistem rangkaian polarizer, LCD TV, LED TV, dan Smart TV.

Televisi Masa Sekarang

    Hingga saat ini televisi terus bertransformasi seiring perkembangan jaman dan kecanggihan teknologi. Jika di awal kehadirannya televisi lebih sering dipakai untuk sarana penyebaran informasi, maka saat ini televisi sudah bisa menampilkan tayangan hiburan seperti film, siaran konser musik secara langsung, laporan berita, bahkan dapat terhubung dengan internet dan gadget lainnya yang dapat memudahkan penonton untuk mengakses berbagai tayangan.

    Televisi masa kini juga lebih ramping dan elegan yang dapat menyesuaikan konsep modern yang semakin canggih.

Comments

Popular Posts